Multi Polarisasi VS Omnidirectional (Antena Review)

Semenjak di luncurkannya Multi Polarisasi Antena banyak orang membanding-bandingkan Antena Wifi tersebat dari keunggulannya, kuat sinyal, jarak tempuh, kepekan sinyal di notebook. Setiap  orang memang pasti tanya kwalitas Antena Wifi yang mau dibeli, apalagi Antena Wifi terbaru yang tidak ada di Toko Online lainnya. Mari kita paparkan tentang Multi Polarisasi VS Omnidirectional.
Multi Polarisasi Antena
Multi Polarisasi Antena ini dibuat dan diluncurkan ke publik untuk kebutuhan hotspot. Multi Polarisasi Antena ini model antena wifi terbaru yang dibuat agar para pendiri hotspot seperti, Cafe, Rumah Makan, Taman, Hiburan, Kantor, Sekolah, atau bahkan bisnis Hotspot dimasyarakat yang kebanyakan Clientnya memakai notebook. Multi Polarisasi Antena ini beda dengan antena wifi sebelumnya yang mana antena wifi yang lainnya memancarkan sinyal antena berada ditengah, sedangkan antena ini memancarkan sinyalnya berada di bawah. Jadi, Multi Polarisasi Antena ini sinyal yang berada dibawah tiang atau tower antena full hingga jarak yang diperlukan. Antena ini didesain sedemikian rupa sehingga agar para pemilik hotspot tidak kecewa. Multi Polarisasi Antena ini mampu menembus dinding dibawah Antena hingga jarak radius 500-800Meter dibawah tiang atau tower antena (tidak berlaku untuk beton) yang mampu diakses notebook langsung.
Omnidirectional Antena
Omnidirectional Antena ini dibuat dan diluncurkan ke publik semenjak awal jaringan Internet ada yakni 5 tahun yang lampau. Omnidirectional Antena ini dibuat dan diperuntukkan untuk kebutuhan hotspot dan Aksespoint. Omnidirectional Antena ini model antena wifi lama yang dibuat untuk para pendiri hotspot dan Aksespoint seperti, Cafe, Rumah Makan, Taman, Hiburan, Kantor, Sekolah, atau bahkan bisnis Hotspot dimasyarakat yang kebanyakan Clientnya memakai notebook maupun PC atau komputer. Karena dahulu pemakai jaringan masih jarang atau bisa dikatakan awam, dan harga antena maupun perangkat jaringan yang lainnya mahal maka Omnidirectional Antena ini merupakan antena hotspot terbaik yang belum ada saingannya. Apalagi kebanyakan orang beranggapan  bahwa antena mahal adalah antena bagus dan terbaik seperti halnya Omni Hyperlink. Anggapan itu memang benar adanya, tetapi ternyata Omnidirectional Antena Lokal (Di deracahyono.wordpress.com) tidak kalah kwalitasnya dengan hasil luar negeri. Apalagi harganya 3/4 harga antena luar negeri dan memiliki kwalitas product yang sama. Omnidirectional Antena ini beda dengan Multi Polarisasi Antena yang mana antena wifi ini memancarkan sinyal antena berada ditengah, sedangkan Multi Polarisasi Antena memancarkan sinyalnya berada di bawah. Jadi, Omnidirectional Antena ini sinyal yang berada dibawah tiang atau tower antena low hingga 5Meter (tergantung tinggi antena, asumsi 8°) dan seterusnya full hingga jarak yang diperlukan. Antena ini didesain sedemikian rupa dengan tembaga yang memiliki khas sinyal sehingga agar para pemilik hotspot dan Aksespoint tidak kecewa. Omnidirectional Antena ini mampu diakses notebook hingga jarak radius 300-600Meter dari server atau pemilik antena.
Seberapa jauh Multi Polarisasi Antena dibandingkan Omnidirectional Antena ?
Karena tadi sudah dijelaskan bahwa Multi Polarisasi Antena adalah A0ntena Hotspot sedangkan Omnidirectional Antena adalah Antena Hotspot maupun Aksespoint, jadi sudah jelas bahwa Omnidirectional Antena lebih jauh daripada Multi Polarisasi Antena 3/4 dari Omnidirectional.
Untuk Hotspot seperti Sekolah, Cafe, Hotel, Kost bagusan mana antara dua Antena tersebut ?
Seperti yang dijelaskan diatas bahwa Multi Polarisasi Antena memiliki kemampuan bisa menembus dinding yang bisa diakses notebook langsung. Dengan sinyal dibawah antena full. Jadi, Multi Polarisasi Antena lebih bagus dan cocok buat Hotspot seperti Sekolah, Cafe, Hotel, Kost, Kantor, dll daripada Omnidirectional Antena.
NB : Karena perbedaan kebutuhan diharapkan anda tidak salah memilih Antena sesuai kebutuhan dan beli atau ambil antena di tempat yang mengerti benar soal antena atau product yang dijual

2 Tanggapan to “Multi Polarisasi VS Omnidirectional (Antena Review)”

  1. randra Says:

    wah, ternyata hasil sinyal masih bagus sectoral waveguide/ sectoral aray booss


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: